Wakil Ketua DPRD Sulbar Geram Merasa Dibohongi BPKPD soal Anggaran Gempa

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar Abdul Halim, mengaku geram.

Dia merasa dibohongi pihak Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pemprov Sulbar.

Hal tersebut terkait polemik Paving Blok RSUD Regional Sulbar yang bongkar kembali pemilik material karena tak dibayar.

Baca juga: Polemik Proyek Paving Block, Halim: BPKAD & Rumah Sakit Jangan Berhadap-hadapan

Baca juga: ALASAN Bahar Daeng Sila Bongkar Paksa Paving Block di Rumas Sakit Pemprov Sulbar

"Kasihan pak gubernur kalau kinerja jajaran BPKPD seperti ini, apalagi sudah menginstruksikan baru tidak dilaksanakan," kata Halim, Kamis (26/8/2021).

Halim meminta Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, mengevaluasi seluruh jajaran BPKPD.

"Masa kita dibohongi anggaran dana gempa ternyata sudah tidak ada," tambahnya.

Secara kelembagaan DPRD Sulbar akan mempertanyakan seluruh dana bantuan gempa Rp 5 miliar masuk lewat khas daerah.

Sebelumnya, DPRD Sulbar melalui Komisi IV sebagai leading sektor RSUD Regional Sulbar melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Berlangsung di kantor sementara DPRD Sulbar berada di Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Rahim, Halim, Anggota DPRD Sulbar, Direktur RS Regional, dan pihak keuangan pemprov.

0 Response to "Wakil Ketua DPRD Sulbar Geram Merasa Dibohongi BPKPD soal Anggaran Gempa"

Post a Comment