Warga Afghanistan di Bintan Ini Ceritakan Kekejaman Taliban Ayah Saya Meninggal di Tangan Mereka

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pengungsi Afghanistan yang kini berada di luar negeri juga mencemaskan nasib keluarganya di sana.

Di Indonesiea, pencari suaka itu juga tergolong banyak.

Di Bintan, salah seorang pencari suaka ID Muhammad (27) menceritakan kondisi Dia saat ini.

Pencari suaka yang tergolong mahir berbahasa Indonesia ini, cemas dengan keluarganya yang berada di Afghanistan.

"Saya tak tahu lagi bagaimana kondisi mereka di sana. Soalnya sejak Taliban menguasai, kami tidak bisa berkomunikasi sama keluarga," ucap pria yang baru 2 tahun mengungsi di Hotel Bhadra Resort Kecamatan Gunung Kijang Bintan ini.

Kekawatiran ID Muhammad ini muncul karena ia sudah pernah kehilangan sosok ayah yang membesarkan dan mendidiknya selama ini.

"Saya khawatir hal yang sama terjadi seperti ayah saya dulu yang meninggal di tangan Taliban.

Soalnya dulu ayah saya seorang tentara yang mempertahankan Afghanistan," ucapnya sembari mengenang masa dulu.

Muhammad bercerita, ia meninggalkan Afghanistan dan keluarganya pada 20018 silam.

Baca juga: Bila Jokowi Prabowo Berduet, SBY & JK Disebut Bakal Bisa Maju di Pilpres 2024, tapi. . .

Baca juga: Tiiba-Tiba Celine Evangelista Bongkar ubungan Stefan William dengan Natasha Wilona

Ia keluar dari Afghanistan langsung ke India. Dari sana ia ke Malaysia terus lanjut ke Indonesia di Jakarta.

0 Response to "Warga Afghanistan di Bintan Ini Ceritakan Kekejaman Taliban Ayah Saya Meninggal di Tangan Mereka"

Post a Comment